![]() |
| Ribuan Peziarah Padati Makam Sunan Ampel di hari Malam Juma’t Legi |
SBS / SURABAYA – Malam Jum’t Legi menurut kalender Jawa, merupakan tradisi yang baik untuk berkunjung ziarah ke makam para Wali Allah. Salah satu lokasi yang menjadi pusat perhatian adalah Makam Sunan Ampel yang berlokasi di Surabaya. Ribuan peziarah dari berbagai Daerah berbondong-bondong datang untuk berdoa dan ngalap berkah.
Fenomena ini terjadi di setiap malam Jum’at dan Juma’t malam Sabtu, yang dianggap memiliki keistimewaan spiritual. Tak hanya itu, kawasan sekitar makam juga menjadi tempat berburu oleh-oleh khas dan menikmati kuliner tradisional.
Keramaian Peziarah malam Jum’at dan Jum’at malam Sabtu terutama pada kalender Jawa Jum’at Legi, disini saya Dwi Listyowati Wartawan dari SBS akan meliput langsung di lapangan akan gambaran keramaian pada Makam Sunan Ampel di Malam Jum’at Legi dan Jum’at malam Sabtunya.
Sejak pagi hingga malam hari, kawasan Makam Sunan Ampel dipadati oleh para peziarah. Jumlah pengunjung meningkat drastis, terutama saat malam Jumat Legi yang dianggap memiliki keutamaan tersendiri dalam tradisi ziarah, ini tampak terlihat pada Jum’at (09/01/26) sekitar pukul 17.00 WIB.
Diperkirakan lebih dari 8.000 orang datang untuk berdoa dan memanjatkan harapan pada Malam Jum’at Legi. Mereka berasal dari berbagai daerah baik dalam Kota maupun Luar Kota Surabaya.
Peningkatan jumlah peziarah ini mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa. Situasi ini juga menjadi momentum bagi para pedagang di sekitar Area Makam untuk meraih keuntungan dengan menawarkan barang daganggannya, baik makanan, pernak pernik dan baju.
Dengan menjual berbagai perlengkapan ibadah seperti baju koko, songkok, sorban, sarung, abaya, serta makanan khas seperti kurma, roti maryam, samosa, martabak Madura, dan pastel.
Dalam hal pengamanan dan pengelolaan Kawasan Wisata Religi di Makam Sunan Ampel, untuk mengantisipasi akan lonjakan pengunjung, pengurus Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel telah menyiapkan petugas keamanan yang ditempatkan di berbagai titik strategis. Pengawasan dilakukan di sekitar makam, masjid, area parkir, serta fasilitas umum seperti kamar mandi, serta juga tampak dri para tim kebersihan.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para peziarah, mengingat kepadatan yang terjadi menjelang malam JUma’t Legi, meskipun diguyur hujan gerimis tidak menyurutkan para peziarah untuk berdoam serta juga dari para keamanan serta kebersihan selalu sip siaga.
Pada malam-malam tersebut, banyak umat Islam yang melakukan ibadah lebih intens, termasuk berziarah ke makam para Wali untuk berdoa dan mencari ketenangan spiritual. Saya juga menyempatkan untuk menyempatkan berziarah dekat Makam Sunan Ampel dan memanjatkan doa.
Lonjakan jumlah peziarah tidak hanya menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap tradisi ini, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui sektor perdagangan dan kuliner. Dengan pengamanan yang ditingkatkan, diharapkan setiap peziarah dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk dan nyaman, saya sangat merasakan keamanan para pengunjung sangat terjaga.(Dwi L)

Komentar
Posting Komentar