RAKYAT MENJERIT, AKIBAT BANJIR — ANGGOTA DPR RI FRAKSI PKS DESAK PRESIDEN RI, TETAPKAN STATUS BENCANA NASIONAL

 


SBS/Bireuen - Gelombang banjir yang melanda Aceh dan berbagai wilayah di Sumatera telah meninggalkan luka mendalam di tengah masyarakat. Di antara arus yang tak kunjung surut itu, suara kepedihan rakyat menggema hingga ke Senayan. Anggota DPR RI Komisi III Fraksi PKS, H. M. Nasir Djamil, menyerukan agar Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan status bencana nasional, mengingat kondisi di lapangan kian memburuk dan banyak warga berada dalam situasi darurat yang membutuhkan pertolongan segera.

Nasir Djamil menegaskan bahwa banjir di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan beberapa daerah lainnya telah membuat ribuan keluarga terjebak di rumah-rumah yang terendam. Akses darat terputus, distribusi bantuan tersendat, dan sejumlah wilayah masih terisolasi. Menurutnya, penanganan terintegrasi dalam skala nasional sangat mendesak untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa dan mempercepat proses pemulihan.


“Semoga penetapan status bencana nasional ini dapat disetujui, mengingat masih banyak daerah yang belum tersentuh bantuan dan sangat membutuhkan uluran tangan,” harap Nasir Djamil dengan nada penuh keprihatinan.

Meski status bencana nasional belum ditetapkan, Presiden RI Prabowo Subianto telah memerintahkan pengiriman bantuan besar-besaran melalui armada pesawat ke berbagai wilayah terdampak. Langkah cepat ini menjadi upaya pemerintah untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat sesegera mungkin, tanpa menunggu hari berlalu tanpa tindakan.


“Bencana adalah ujian, namun keteguhan hati sebuah bangsa teruji ketika ia memilih untuk tidak membiarkan satu pun warganya berjuang sendirian. Di tengah derasnya air, semoga kepedulian kita tetap mengalir lebih deras.” ( Hendra)

Komentar