Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Bireuen. UPTD SD Negeri 7 Bireuen

 


SBS/Bireuen - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Bireuen. UPTD SD Negeri 7 Bireuen berhasil meraih Juara I pada Anugerah Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Bireuen Tahun 2025 melalui program inovasi “Jejak Cinta” (Cerdas, Inovatif, Nasionalis, Tanggung Jawab, dan Agamis). Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bireuen dan berlangsung pada Rabu, (17/12/25)

Keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, komitmen, serta kebersamaan seluruh warga sekolah dalam membangun budaya inovasi yang berlandaskan nilai-nilai karakter. Inovasi “Jejak Cinta” tidak hanya menitikberatkan pada kecerdasan akademik, tetapi juga menanamkan nilai moral, nasionalisme, tanggung jawab, dan keagamaan sebagai fondasi pembentukan generasi unggul.

Kepala UPTD SD Negeri 7 Bireuen, M. Nazir, S.Pd.I., M.Pd, pada Kamis (18/12/2025) menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas capaian tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.


“Prestasi ini adalah hasil kebersamaan. Terima kasih kepada seluruh dewan guru, peserta didik, wali murid, komite sekolah, perangkat Gampong Geulanggang Kulam, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen yang telah membimbing dan mendukung terlaksananya program inovasi sekolah ini,” ujar M. Nazir.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bireuen mencatat capaian positif dalam pengembangan inovasi daerah. Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Bireuen Tahun 2025 meningkat signifikan menjadi 54,54, naik dari 49,51 pada tahun 2024. Capaian ini menjadi sorotan utama dalam Anugerah Lomba Inovasi Daerah yang digelar di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen.

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, sekaligus dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba inovasi daerah.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bireuen yang dibacakan Pj Sekda, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada para inovator yang telah melalui proses seleksi ketat melalui aplikasi Innovative Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri.

“Selamat kepada para inovator atas prestasi yang diraih. Inovasi-inovasi ini sangat berarti dalam meningkatkan kinerja serta daya saing daerah,” tutur Hanafiah.


Ia menjelaskan bahwa lomba inovasi daerah merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Bireuen sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Bupati Bireuen Nomor 42 Tahun 2021 Pasal 12 Ayat 3, yang mewajibkan setiap perangkat daerah menghasilkan minimal satu inovasi setiap tahun.

Pada tahun 2025, tercatat 40 inovasi yang terdaftar, terdiri dari 21 inovasi pelayanan publik, 11 inovasi tata kelola pemerintahan, dan 8 inovasi kewenangan daerah lainnya. Setelah melalui proses penilaian pada 5 November 2025, terpilih 12 inovasi terbaik tingkat kabupaten.

Partisipasi dunia pendidikan tahun ini juga menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Sebanyak 12 inovasi dari Sekolah Dasar (SD) dan 4 inovasi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) turut berpartisipasi melalui Ajang Sekolah Inovasi (ASI) 

“Ini patut diapresiasi. Terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah mendorong sekolah-sekolah untuk terus berinovasi. Semoga menjadi inspirasi bagi perangkat daerah lainnya,” lanjutnya.

Bupati Bireuen juga menegaskan bahwa inovasi daerah harus bermuara pada peningkatan kinerja pemerintahan, peluang perolehan dana insentif fiskal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi sejalan dengan arahan Presiden melalui prinsip One Innovation One Agency.

Selain itu, Bupati juga mengimbau seluruh ASN dan Non-ASN untuk bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor agar dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Kepala Bappeda Bireuen, Dailami, S.Hut., M.Ling, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan melaksanakan amanah undang-undang, mempererat silaturahmi, meningkatkan kinerja daerah, serta menumbuhkan semangat inovasi di lingkungan pemerintah daerah 


“Ajang ini juga menjadi sarana pemberian apresiasi dan penghargaan kepada para inovator terbaik,” jelasnya.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 peserta, yang terdiri dari unsur pengambil kebijakan, para asisten, pejabat pimpinan tinggi pratama, inovator, narasumber penilai inovasi, serta panitia pelaksana.

Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap, melalui ajang ini komitmen berinovasi seluruh SKPK semakin kuat, sehingga Indeks Inovasi Daerah dan Indeks Daya Saing Daerah Kabupaten Bireuen terus meningkat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. (Hendra)

Komentar